Beberapa Review di blog ini sebagian besar merupakan spoiler. Persiapkan diri anda sebelum membuka artikelnya. Trimakasih. -author-

Most Favorite Drama!

Review Ending Drama 'Reply 1988'

Ketika drama ini akhirnya mencapai ending, aku nangis. Bagian itu sedih, sediiih banget. Emang sih, setiap dari mereka menemukan keb...

Resensi Film: Film Review

Review Film: Harmony (2010)

11:17 PM



Aku nonton film ini nggak langsung habis, dan nggak nyangka kalau aku bakal berakhir dengan mata bengkak ketika akhirnya memutuskan untuk meneruskan menonton film ini.

Lagi-lagi film korea berhasil membuatku sesak nafas dan menangis tersedu-sedu karena semua emosi yang dimunculkan dalam film ini.

Kali ini aku nggak akan nulis panjang lebar, karena sejujurnya, aku nggak sanggup. Film ini terlalu sedih... terlalu mengaduk-aduk emosi. Betatapun aku mencoba untuk menahan tangis, jadinya aku tetap harus sesenggukan.


Ceritanya sendiri sebenarnya ringan di bagian awal, tapi siap-siap aja mulai dari pertengahan hingga akhir sepertinya kita dibombardir dengan klimaks tiada henti yang terus-terusan membuatku menangis setiap kali aku kira cerita akan mencapai resolusi. Sialnya, bahkan resolusi itu sendiripun menguras air mata.

Ceritanya sangat amat menyentuh. Aku sendiri nggak tau kenapa aku yang notabennya lebih suka cerita-cerita dengan nuansa romance malah lebih mudah menangis ketika dihadapkan dengan tontonan-tontonan dengan tema keluarga. Coba lihat ada berapa film bertema keluarga yang selalu berhasil membuatku menangis tersedu-sedu. Terlebih di film ini hampir semua pemainnya perempuan sehingga film ini secara emosional sangat dan lebih dekat dengan aku yang juga seorang wanita. Kisah ibu dengan anaknya entah kenapa yang paling berhasil membuatku terkejut dengan emosi-emosi itu. Terasa sangat dekat dan terasa sangat nyata sehingga emosi-emosi tersebut sangat mudah untuk dirasakan dan sangat mudah untuk masuk ke dalam hati.

Lihat film ini bikin baper banget.

Di awal kita akan diperlihatkan kehidupan para tahanan wanita di penjara dengan konflik-konflik mereka. Disampaikan sangat amat ringan sehingga kita bisa dengan mudah membaca situasinya. Nah... cerita semakin menarik ketika mulai memasuki adegan-adegan paduan suara.


Semua lagunyaaaaa bikin nangis, serius deh. Aku nggak tau gimana musik bisa mempengaruhi sebegini besarnya, aku bahkan nggak benar-benar membaca arti lirik-liriknya, tapi musiknya selain menghangatkan juga bisa memicu emosi yang nggak disadari hingga tanpa sadar aku menangis begitu saja padahal nggak benar-benar mengerti apa yang sebenarnya sedang kutangisi.

Apalagi sesuai judulnya, harmonisasi antara alur, plot, dan lagunya itu sendiri menciptakan tembakan yang sangat kuat dan akhirnya membuat kita sangat memahami para pemainnya, bahkan rasanya kita berada di posisi pemainnya. Film ini berhasil menghipnotisku untuk tidak henti-hatinya mengikuti ceritanya yang sangat-sangat-indah.


Terutama momen ketika ibu dan anak bertemu kembali.... rasanya aku sendiri bisa merasakan bagaimana perasaan si ibu. Seorang ibu yang hanya sanggup merawat anaknya hingga ia berusia 1 tahun, usia dimana si kecil tidak akan pernah ingat ibunya jika dipisahkan pada umur-umur tersebut. Karena itu, ketika mereka ketemu lagi beberapa tahun kemudian dan hanya si ibu yang mengingat, itu benar-benar bikin aku nggak bisa berkata-kata saking menyakitkannya. Si anak yang nggak akan pernah mendapatkan cinta dari ibu kandungnya mungkin untuk seumur hidupnya, dan akan menganggap ibu yang mengadopsinya sebagai segalanya. Aku bener-bener nggak bisa bayangin gimana rasanya jadi si ibu ini, karena dia benar-benar mencintai anaknya. Udah gitu, lucunya si anak ini dengan mata polosnya seperti otomatis gitu deket sama ibu kandungnya sendiri. Huhu...  Anak ini kelihatannya bahagia dengan hidupnya dan jelas itulah yang diinginkan sang ibu, tapi juga sangat menyedihkan. Mereka hidup di dunia yang sama, tapi si anak tidak akan bisa pernah mengenalnya.


Udah deh segitu aja ya, aku udah bilang nggak nulis panjang kali ini. Rasanya kayak pingin nangis lagi soalnya. Kalo pingin tahu bagaimana dramatisnya film ini, mending nonton sendiri aja deh dan rasakan sensasinya.

Nilai: 5/5

Salam, ADLN_haezh

You Might Also Like

2 komentar

Syarat menambahkan komentar:

>> Jangan berkomentar dengan menggunakan Anynomous
>> Gunakan account google kamu atau jika tidak gunakan URL, yang penting ada nama kalian.. :)
>> Tidak menerima komentar berisi spam..
>> Apabila komentar tidak muncul, berarti komentar kalian belum di moderasi. Jadi tolong mengerti ya.. :)

terimakasih

-------------------------------------||-------------------------------------

Regulation to fill the comment box:

>> Don't use Anynomous
>> Use your google account or just your link/ URL. The main point is, always put your name here :)
>> Cannot receive any spam comment such as comment that it's not relevant with my topic
>> When your comment does not appear, it because I haven't approve that or I haven't read that. So just wait until I read that, please understand :)

Thank you

Like Us on Facebook

Followers